Tampilkan postingan dengan label visual studio 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label visual studio 2010. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Desember 2013

Tips Trik VB .NET mempercantik form

Unknown
Anda akan bangga dengan program anda kalau anda yakin program anda rapi dan ciamik. 

Pengguna akan lebih senang dengan program yang tampilannya rapi.

Rapi disini maksudnya semua label segaris, dan seimbang dengan text box yang akan diisi.

Visual Basic .NET menyediakan fasilitas untuk merapkian kontrol-kontrol yang ada di form Visual basic .NET.

Perhatikan gambar berikut ini:

  

Jumat, 20 Juli 2012

contoh program penjualan dari pascal

Unknown

semoga bermanfaat








USES CRT;
TYPE JUAL = RECORD
     NOMOR  : WORD;
     NAMA   : STRING;
     BARANG : STRING;
     MEMBER : CHAR;
     JUMLAH : INTEGER;
     HARGA  : REAL;
     DISKON : REAL;
     TOTAL  : REAL;
     BAYAR  : REAL;
END;
VAR
PILIHAN : CHAR;
NAMAFILE : FILE OF JUAL;
DATA : JUAL;
PROCEDURE BACA;
BEGIN
     ASSIGN(NAMAFILE,'DATAJUAL.TXT');{$I-}
     RESET(NAMAFILE);{$I+}
END;
PROCEDURE TAMBAH;
VAR
   ADA  : BOOLEAN;
   SELESAI : CHAR;
   NOCR : WORD;
   X   : INTEGER;
BEGIN
     CLRSCR;
     BACA;
     IF IORESULT <> 0 THEN REWRITE (NAMAFILE);
     REPEAT
     CLRSCR;
     ADA:=FALSE;
     X:=0;
     GOTOXY(19,12);WRITELN('===========================');
     GOTOXY(19,13);WRITELN('      FORM INPUT DATA');
     GOTOXY(19,14);WRITELN('---------------------------');
     GOTOXY(20,15);WRITE('NOMOR        : ');READLN(NOCR);
     WHILE (ADA=FALSE) AND (X<>FILESIZE(NAMAFILE)) DO
           BEGIN
                SEEK(NAMAFILE,X);
                READ(NAMAFILE,DATA);
                IF DATA.NOMOR=NOCR THEN
                ADA:=TRUE
           ELSE
               INC(X);
           END;
               IF (ADA=TRUE) THEN
                  BEGIN
                       GOTOXY(19,29);WRITE('NO. TRANSAKSI INI SUDAH ADA');READLN;
                  END
               ELSE
               BEGIN
                    SEEK(NAMAFILE,FILESIZE(NAMAFILE));
                    DATA.NOMOR:=NOCR;
                    GOTOXY(20,16);WRITE('NAMA         : ');READLN(DATA.NAMA);
                    GOTOXY(20,17);WRITE('MEMBER (Y/N) : ');READLN(DATA.MEMBER);
                    GOTOXY(20,18);WRITE('NAMA BARANG  : ');READLN(DATA.BARANG);
                    GOTOXY(20,19);WRITE('JUMLAH       : ');READLN(DATA.JUMLAH);
                    GOTOXY(20,20);WRITE('HARGA        : ');READLN(DATA.HARGA);
                    DATA.TOTAL:=DATA.JUMLAH*DATA.HARGA;
                    GOTOXY(20,21);WRITELN('TOTAL        : ',DATA.TOTAL:2:0);
                    IF (DATA.MEMBER='Y') OR (DATA.MEMBER='y') THEN
                    DATA.DISKON:=(5/100)*DATA.HARGA ELSE DATA.DISKON:=0;
                    GOTOXY(20,22);WRITELN('DISKON       : ',DATA.DISKON:2:0);
                    DATA.BAYAR:=DATA.TOTAL-DATA.DISKON;
                    GOTOXY(20,23);WRITELN('TOTAL BAYAR  : ',DATA.BAYAR:2:0);
                    GOTOXY(20,25);WRITE('SUDAH SELESAI : ');READLN(SELESAI);
                    WRITE(NAMAFILE,DATA);
               END;
     UNTIL (SELESAI='Y') OR (SELESAI='y');
     CLOSE(NAMAFILE);
END;
PROCEDURE TAMPIL;
VAR
   X : INTEGER;
   I : REAL;
BEGIN
     I:=0;
     BACA;
     IF IORESULT <> 0 THEN
     WRITE('MAAF BELUM ADA DATA')
     ELSE
     BEGIN
     CLRSCR;
     WRITELN('===========================================================================');
     WRITELN('                       LAPORAN DAFTAR PENJUALAN');
     WRITELN('                           TOKO DIPANEGARA');
     WRITELN('                    JL. PERINTIS KEMERDEKAAN KM 18');
     WRITELN('===========================================================================');
     WRITELN('|| NO |   NAMA   |  BARANG | JML |  HARGA  |  TOTAL  |  DISKON |  BAYAR  ||');
     WRITELN('---------------------------------------------------------------------------');
     X:=0;
     WHILE NOT EOF (NAMAFILE) DO
          BEGIN
               INC(X);
               READ(NAMAFILE,DATA);
               WRITELN('|| ',X:2,' | ',DATA.NAMA:8,' | ',DATA.BARANG:7,' | ',
               DATA.JUMLAH:3,' | ',DATA.HARGA:7:0,' | ',DATA.TOTAL:7:0,' | ',
               DATA.DISKON:7:0,' | ',DATA.BAYAR:7:0,' ||');
          END;
          CLOSE(NAMAFILE);
     END;
     WRITELN('===========================================================================');
     WRITELN;
     WRITELN('      YANG MEMBUAT');
     WRITELN;
     WRITELN;
     WRITELN;
     WRITELN;
     WRITELN('   (                 )');
     READLN;
END;
BEGIN
     CLRSCR;
     REPEAT
           CLRSCR;
           GOTOXY(19,12);WRITELN('=================================');
           GOTOXY(19,13);WRITELN('       PROGRAM PENJUALAN');
           GOTOXY(19,14);WRITELN('         OLEH MUHAMMAD ILHAM');
           GOTOXY(19,15);WRITELN('       STMIK DIPANEGARA MAKASSAR');
           GOTOXY(19,16);WRITELN('---------------------------------');
           GOTOXY(19,17);WRITELN('1. MENAMBAH DATA PENJUALAN');
           GOTOXY(19,18);WRITELN('2. MELIHAT DATA PENJUALAN');
           GOTOXY(19,19);WRITELN('3. KELUAR PROGRAM');
           GOTOXY(19,20);WRITELN('---------------------------------');
           GOTOXY(19,22);WRITELN('=================================');
           GOTOXY(19,21);WRITE('PILIHAN ANDA : ');READLN(PILIHAN);
           IF PILIHAN='1' THEN TAMBAH ELSE
           IF PILIHAN='2' THEN TAMPIL;
     UNTIL PILIHAN='3';
END.








Kamis, 19 Juli 2012

sejarah perkembangan algoritma pemrograman sampai saat ini

Unknown

Ahli Sejarah Matematika menemukan asal kata algoritma tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja'far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya "Buku pemugaran dan pengurangan" (The book of restoration and reduction).
Dari judul buku itulah diperoleh akar kata "Aljabar" (Algebra).
Perubahan kata dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan arithmetic, sehingga akhiran usm berubah menjadi uthm.Karena perhitungan dengan angka Arab sudah menjadi hal yang biasa, maka lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata aslinya.
Dalam bahasa Indonesia,kata algorithm diserap menjadi algoritma.
Definisi algoritma
Algoritma dapat didefinisikan sebagai berikut :
"Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis".

Algoritma berasal dari nama penulis buku, yakni Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khwarizmi yang berasal dari Uzbekistan. Orang Barat menyebut Al-Khwarizmi dengan Algorism.
Pada saat itu, Al-Khwarizmi menulis buku dengan judul Al Jabar wal-Muqabala yang artinya 'Buku Pemugaran dan Pengurangan' (The book of Restoration and Reduction). Dari judul buku tersebut, kita juga memperoleh kata “aljabar” atau biasa dikenal dengan algebra.
Abu Abdullah Ibnu Musa al-Khawarizmi (770M-840M) lahir di Khawarizm (Kheva), kota yang berada di selatan Sungai Oxus (sekarang disebut Uzbekistan) pada 770 M. Al Khawarizmi merupakan salah satu ilmuan terkenal di zamannya. Ada beberapa cabang ilmu matematika yang berhasil ditemukannya, antara lain yang dikenal sebagai astronom dan geografer.
Awalnya, algoritma merupakan istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis yang berguna untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numeric Arab.
Penggunaan Pertama
Pada 1950, algoritma pertama kali digunakan pada Algoritma Eucliden (Euclid Algorithm). Euclid sendiri merupakan seorang matemaitkawan Yunani yang lahir sekitar 350 SM. Euclid menulis buku yang berjudul Element.
Di dalam buku tersebut, dijelaskan langkah-langkah untuk menemukan pembagi bersama terbesar (common greatest divisor) dari dua bilangan bulat, yakni m dan n. Namun, Eucliden pada saat itu tidak menyebutkan bahwa cara yang digunakannya adalah metode algoritma. Hal tersebut baru disebut sebagai algoritma pada abad-abad modern.
Ciri Algoritma
Lima ciri yang harus dipunyai algoritma agar menjadi algoritma yang benar adalah sebagai berikut.
  1. Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan langkah terbatas. Dalam hal ini, jika langkah-langkah yang ada telah dipenuhi dan telah dieksekusi, algortima haruslah berhenti.
  2. Setiap langkah harus didefinisikan agar tidak memiliki arti dua (ambiguous).
  3. Algoritma mempunyai nol atau lebih masukan (input).
  4. Algoritma mempunyai nol atau lebih keluaran (output).
  5. Algoritma haruslah efektif, yakni mempunyai langkah yang sederhana agar dapat dikerjakan dengan waktu yang efektif.

Rabu, 18 Juli 2012

membuat kalkulator sederahan dari delphi

Unknown
  
dibawah ini saya akan tuliskan sricpx dan jika teman ingin download silakan klik disini
procedure TForm1.tbbagiClick(Sender: TObject);
var nilai1,nilai2,jumlah: Real;
begin
  nilai1:=StrToFloat(edit1.text);
  nilai2:=StrTofloat(edit2.text);
  jumlah:=nilai1 / nilai2;
  Edit3.Text:=FloatToStr(jumlah);
end;

procedure TForm1.tbkurangClick(Sender: TObject);
var nilai1,nilai2,jumlah: Real;
begin
  nilai1:=StrToFloat(edit1.text);
  nilai2:=StrToFloat(edit2.text);
  jumlah:=nilai1-nilai2;
  Edit3.Text:=FloatToStr(jumlah);
end;

procedure TForm1.tbtambahClick(Sender: TObject);
var nilai1,nilai2,jumlah: Real;
begin
  nilai1:=StrToFloat(edit1.text);
  nilai2:=StrToFloat(edit2.text);
  jumlah:=nilai1+nilai2;
  Edit3.Text:=FloatToStr(jumlah);
end;

procedure TForm1.tbkaliClick(Sender: TObject);
var nilai1,nilai2,jumlah: Real;
begin
  nilai1:=StrToFloat(edit1.text);
  nilai2:=StrToFloat(edit2.text);
  jumlah:=nilai1*nilai2;
  Edit3.Text:=FloatToStr(jumlah);
end;

procedure TForm1.tbmodClick(Sender: TObject);
var nilai1,nilai2,jumlah: Integer;
begin
  nilai1:=StrToInt(edit1.text);
  nilai2:=StrToInt(edit2.text);
  jumlah:=nilai1 mod nilai2;
  Edit3.Text:=IntToStr(jumlah);

end;

procedure TForm1.tbdivClick(Sender: TObject);
var nilai1,nilai2,jumlah: Integer;
begin
  nilai1:=StrToInt(edit1.text);
  nilai2:=StrToInt(edit2.text);
  jumlah:=nilai1 div nilai2;
  Edit3.Text:=IntToStr(jumlah);
end;

procedure TForm1.Button7Click(Sender: TObject);
begin
Close;
end;

procedure TForm1.Button8Click(Sender: TObject);
begin
Edit1.Clear;
edit2.Clear;
edit3.Clear;
end;

procedure TForm1.Edit1KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
   if not (key in ['0'..'9',#8]) then
   key := #0;
end;

procedure TForm1.Edit2KeyPress(Sender: TObject; var Key: Char);
begin
   if not (key in ['0'..'9',#8]) then
   key := #0;

end;


mengubah konversi tipe data pada delphi dan fungsix

Unknown
Ada beberapa fungsi yang digunakan untuk konversi tipe data di delphi, yaitu :

1. Fungsi Strtoint
Digunakan untuk mengubah String yang mempresentasikan data bertipe integer menjadi
sebuah angka bertipe integer
Sintaks :
Function Strtoint (const S : String) : Integer;
Contoh : Nilai integer := Strtoint (edit1.text) ;
Artinya mengubah data yang bertipe String di komponen edit1 menjadi data yang bertipe
integer yang disimpan di variable nilai integer.

2. Fungsi Strtofloat
Digunakan untuk mengubah String yang mempresentasikan data bertipe integer menjadi
sebuah nilai floatingpoint (bilangan real).
Sintaks :
Function Strtofloat (const S : String) : Extended ; overload ;
Function Strtofloat (const S : String ; Const format settings : tformat
settings) : Extended ; overload ;
Contoh : Bilangan real:= strtofloat (edit1.text) ;
Artinya mengubah data yang bertipe String di dalam komponen edit1 menjadi data yang
bertipe Extended (real) yang disimpan di variable bilangan real

3. Fungsi Inttostr
Digunakan untuk mengubah data bertipe integer menjadi sebuah string
Sintaks :
Function inttostr (value : integer) : String ; overload ;
Contoh :
Mystring := Inttostr (5*6)
Artinya data bertipe integer (yaitu 30, yang merupakan hasil perhitungan 5*6) dirubah
menjadi data bertipe string yang disimpan di variable mystring

4. Fungsi Inttostr
Digunakan untuk mengubah nilai floating-point menjadi sebuah string
Sintaks :
Function floattostr (value : Extended) : String ; overload ;
Contoh :
Mystring := FloatToStr (3,14*4)
Artinya data bertipe real (yaitu 12,56, yang merupakan hasil perhitungan 3,14*4) dirubah menjadi data bertipe string yang disimpan di variable mystring.

Kamis, 14 Juli 2011

visual studio 2010

Unknown


Microsoft Visual Studio adalah sebuah lingkungan terintegrasi yang membantu menyederhanakan seluruh proses pembangunan dari desain untuk penyebaran. Jika Anda seorang pengembang atau tester, membebaskan kreativitas Anda dengan prototyping kuat, pemodelan, dan alat-alat desain yang membantu membawa visi Anda untuk hidup. Bekerja di lingkungan pribadi dan target pertumbuhan jumlah platform, termasuk aplikasi Microsoft SharePoint dan awan yang mempercepat proses coding dan memungkinkan Anda untuk menggunakan keahlian yang ada. Menggunakan Visual Studio memungkinkan Anda untuk bekerja lebih efisien, berkat pengujian terpadu dan alat debugging yang membantu Anda menemukan dan memperbaiki bug dengan cepat dan membantu memastikan solusi berkualitas tinggi.